JIWA NASIONALISME
DI KALANGAN PEMUDA BANGSA INDONESIA
| Sadarlah wahai Pemuda Bangsa |
Pengertian
Nasionalisme
Nasionalisme
dapat diartikan sebagai suatu paham yang menganggap kesetiaan tertinggi atas
setiap pribadi harus disertakan kepada Negara kebangsaan (nation state) atau sebagai sikap mental dan tingkah laku individu
maupun masyarakat yang menunjukkan adanya loyalitas dan pengabdian yang tinggi
terhadap bangsa dan negaranya.
Penyebab
Semakin Lunturnya Semangat Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda Indonesia
a)
Faktor Internal
Ø Pemerintahanan yang jauh dari
harapan para generasi muda, sehingga membuat para generasi muda kecewa pada
kinerja pemerintah saat ini. Terkuaknya kasus-kasus korupsi, penggelapan uang
Negara, dan penyalahgunaan kekuasaan oleh para pejabat Negara membuat para generasi
muda enggan untuk memerhatikan lagi pemerintahan.
Ø Sikap keluarga dan lingkungan sekitar
yang tidak mencerminkan rasa nasionalisme, sehingga para generasi muda meniru
sikap tersebut. Para generasi muda merupakan peniru yang baik terhadap
lingkungan sekitarnya.
Ø Demokratisasi yang melewati batas
etika dan sopan santun dan maraknya unjuk rasa, telah menimbulkan frustasi di
kalangan pemuda dan hilangnya optimisme, sehingga yang ada hanya sifat malas,
egois dan, emosional.
Ø Tertinggalnya Indonesia dengan
Negara-negara lain dalam segala aspek kehidupan, membuat para generasi muda
tidak bangga lagi menjadi bangsa Indonesia.
Ø Timbulnya etnosentrisme yang
menganggap sukunya lebih baik dari suku-suku lainnya, membuat para pemuda lebih
mengagungkan daerah atau sukunya daripada persatuan bangsa.
b)
Faktor Penyebab Eksternal
# Cepatnya arus globalisasi yang berimbas
pada moral generasi muda yang lebih memilih kebudayaan Negara lain,
dibandingkan dengan kebudayaanya sendiri, sebagai contohnya para generasi muda
lebih memilih memakai pakaian-pakaian minim yang mencerminkan budaya barat
dibandingkan memakai batik atau baju yang sopan yang mencerminkan budaya bangsa
Indonesia. Para pemuda kini dikuasai oleh narkoba dan minum-minuman keras,
sehingga sangat merusak martabat bangsa Indonesia
# Paham liberalisme yang dianut oleh
Negara-negara barat yang memberikan dampak pada kehidupan bangsa. Para pemuda
meniru paham liberalisme, seperti sikap individualisme yang hanya memikirkan
dirinya sendiri tanpa memperhatikan keadaan sekitar dan sikap acuh tak acuh
pada pemerintahan.
Dampak yang Ditimbulkan oleh Berkurangnya Semangat
Nasionalisme
Membangun Generasi Muda yang Memiliki Semangat Nasionalisme Guna Mewujudkan Cita-cita dan Tujuan NKRI
Generasi
muda Indonesia adalah generasi penerus bangsa ini. Bangsa akan menjadi maju
bila para pemudanya memiliki sikap nasionalisme yang tinggi. Namun dengan
perkembangan zaman yang semakin maju, malah menyebabkan semakin memudarnya rasa
nasionalisme dikarenakan adanya pengaruh barat yang sedang melanda generasi
muda di Indonesia. Nasionalisme sangat penting terhadap kehidupan berbangsa dan
bernegara karena merupakan wujud kecintaan dan kehormatan terhadap bangsa
sendiri. Dengan hal itu, pemuda dapat melakukan sesuatu yang terbaik bagi
bangsanya, menjaga keutuhan persatuan bangsa, dan meningkatkan martabat bangsa
dihadapan dunia.
Namun,
dengan memudarnya rasa nasionalisme dapat mengancam dan menghancurkan bangsa
Indonesia. Hal itu terjadi karena ketahanan nasional akan menjadi lemah dan
dapat dengan mudah ditembus oleh pihak luar. Dengan kata lain, Bangsa Indonesia
telah dijajah oleh generasi mudanya dengan semakin memudarnya rasa nasionalisme
terhadap bangsa Indonesia. Bukan dijajah dalam arti fisik, melainkan dijajah
secara mental dan ideologinya.
Banyak
sekali kebudayaan dan paham barat yang masuk ke dalam bangsa Indonesia.
Kemampuan local genius bangsa tidak lagi berjalan dengan semestinya.
Banyak budaya dan paham barat yang berpengaruh negatif dapat dengan mudah masuk
dan diterima oleh bangsa Indonesia. Dengan terjadinya hal itu, maka akan
terjadi akulturasi, bahkan menghilangnya kebudayaan dan kepribadian bangsa yang
seharusnya menjadi jati diri bangsa.
Dalam
aspek perekonomian Negara, dengan memudarnya rasa nasionalisme pada generasi
muda Indonesia mengakibatkan perekonomian bangsa Indonesia jauh tertinggal dari
Negara-negara tetangga. Saat ini masyarakat hanya memikirkan apa yang Negara
berikan untuk mereka, bukan memikirkan apa yang mereka dapat berikan pada
Negara. Dengan keegoisan inilah, masyarakat lebih menuntut hak dari pada
kewajibannya sebagai warga Negara. Sikap individual yang lebih mementingkan
diri sendiri dan hanya memperkaya diri sendiri tanpa memberikan retribusi pada
Negara, mengakibatkan perekonomian Negara semakin lemah.
Membangun Generasi Muda yang Memiliki Semangat Nasionalisme Guna Mewujudkan Cita-cita dan Tujuan NKRI
Untuk membangun kembali generasi muda
yang memiliki semangat nasionalisme guna mewujudkan cita-cita dan tujuan Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat dilakukan mulai dari luang lingkup
terkecil dalam kehidupan ini, yaitu Keluarga, Sekolah, Masyarakat, dan
Pemerintah.
a.
Lingkungan
Keluarga
#
Menyadari
tanggung jawab masing-masing anggota keluarga
#
Memberikan
pendidikan sejak dini tentang sikap nasionalisme terhadap bangsa Indonesia
#
Memberikan
contoh atau tauladan tentang rasa kecintaan dan penghormatan pada bangsa
#
Memberikan
pengawasan yang menyeluruh kepada anak terhadap lingkungan sekitar
#
Selalu
menggunakan produk dalam negeri
#
Memecahkan
segala permasalahan dalam keluarga dengan cara musyawarah
#
Menciptakan
kerukunan hidup antaranggota keluarga
b.
Lingkungan
Sekolah
#
Memberikan
pelajaran tentang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan juga bela Negara
#
Menanamkan
sikap cinta tanah air dan menghormati jasa pahlawan dengan mengadakan upacara
bendera setiap hari senin
#
Memberikan
pendidikan moral, sehingga para pemuda tidak mudah menyerap hal-hal negatif
yang dapat mengancam ketahanan nasional
#
Belajar dengan
keras untuk meraih prestasi
#
Mengembangkan
sikap membantu sesama teman
#
Menaati tata
tertib sekolah
#
Mengutamakan
kepentingan bersama
#
Menumbuhkan
semangat persaudaraan dan mengembangkan pergaulan.
c.
Lingkungan
Masyarakat
#
Selalu membina
semangat kebersamaan
#
Mengembangkan
sikap rasa memiliki lingkungan tempat tinggal
#
Menciptakan
kerukunan bertetangga
#
Menghormati
norma yang berlaku dalam masyarakat
#
Aktif dalam kegiatan
masyarakat yang bersifat membangun kerukunan di masyarakat, contohnya yaitu
gotong royong di lingkungan sekitar bersama tetangga
#
Menjaga
ketertiban masyarakat dengan mematuhi aturan yang ada
#
Mengikuti
siskamling dan kerja bakti.
d.
Peran Pemerintah
#
Menggalakan
berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan rasa nasionalisme, seperti seminar
dan pameran kebudayaan
#
Mewajibkan
pemakaian batik kepada pegawai negeri sipil setiap hari jum’at. Hal ini
dilakukan karena batik merupakan sebuah kebudayaan asli Indonesia, yang
diharapkan dengan kebijakan tersebut dapat meningkatkan rasa nasionalisme terhadap
bangsa indonesia
#
Lebih
mendengarkan dan menghargai aspirasi pemuda untuk membangun Indonesia agar
lebih baik lagi.
SEMOGA TEMAN-TEMAN TERLEBIH KEPADA PEMUDA AGAR BISA MENINGKATKAN RASA NASIONALISME NYA